KJA Syariah Academy · Financial Intelligence Hub

Structural Risk & Stress Lab

Penyaringan kerentanan sistem keuangan dan simulasi tekanan berbasis data World Bank. Setiap skor mengikuti ambang ilustratif yang terbuka; hasilnya bukan prediksi atau peluang krisis 2027.

World Bank WDIObservasi tahunan6 faktor strukturalData kosong ≠ aman
Dashboard

Memuat observasi resmi…

Tahun evaluasi: 2026
Sinkronisasi terakhir: belum tersedia
Skor struktural dasar
N/A
Data tidak cukup
Setelah skenario tekanan
N/A
Belum ada perubahan asumsi
Kecukupan dan keterbaruan
0/6 faktor
Bobot valid: 0%
Skor ditahan: data tidak cukup
Komponen skor dan bukti
Data sumber terkini yang masih memenuhi batas usia 3 tahun; indikator tidak tersedia tidak diberi skor nol.
FaktorDasarSkenarioBobotStatus
Kredit bermasalah / NPL
Sumber World Bank ↗
N/A
—
—
Skor: —
25%Tidak lengkap
Modal bank / total aset
Sumber World Bank ↗
N/A
—
—
Skor: —
20%Tidak lengkap
Utang pemerintah pusat / PDB
Sumber World Bank ↗
N/A
—
—
Skor: —
20%Tidak lengkap
Perubahan kredit swasta / PDB, 5 tahun
Sumber World Bank ↗
N/A
—
—
Skor: —
15%Tidak lengkap
Pertumbuhan PDB riil
Sumber World Bank ↗
N/A
—
—
Skor: —
10%Tidak lengkap
Neraca berjalan / PDB
Sumber World Bank ↗
N/A
—
—
Skor: —
10%Tidak lengkap
Stress Lab
Geser parameter untuk menguji sensitivitas model. Satuan pp berarti poin persentase.

Perubahan parameter dihitung secara aritmetis, tanpa memodelkan korelasi, respons kebijakan, atau efek putaran kedua. Jangan digunakan sebagai estimasi kerugian atau prediksi tahun krisis.

Peta kerentanan 9 negara
Urutan skor hanya bagi negara yang lolos minimum kelengkapan. Tidak ada pemeringkatan pada negara dengan data tidak memadai.

Belum ada negara dengan data yang cukup untuk dihitung.

Tidak dapat dinilai: Indonesia (0/6), Malaysia (0/6), Singapura (0/6), Arab Saudi (0/6), Amerika Serikat (0/6), Tiongkok (0/6), Jepang (0/6), Jerman (0/6), Inggris (0/6)
Metodologi & akuntabilitas
Ambang ilustratif dan bobot ditampilkan terbuka. Belum dikalibrasi terhadap krisis historis.
Aturan minimum

Minimal 4 dari 6 faktor, bobot tersedia ≥65%, setidaknya 1 faktor perbankan dan 1 makro. Data lebih dari 3 tahun tidak dihitung. Kredit/PDB butuh titik observasi yang tepat berjarak 5 tahun.

Makna skor

0–34,9: tekanan relatif rendah; 35–64,9: perlu pengamatan; 65–100: kerentanan struktural tinggi. Batas ini asumsi edukatif, belum dikalibrasi dengan episode krisis historis.

Larangan interpretasi

Skor 70 tidak berarti 70% peluang krisis. Kerentanan tinggi tidak menentukan tanggal krisis; skor rendah tidak menjamin aman.

Untuk pembelajaran dan riset, bukan rekomendasi perdagangan atau keputusan pembiayaan.
Ambang dan bobot model
Normalisasi linear dibatasi 0–100. Faktor yang lolos kelayakan dinormalisasi ulang berdasarkan total bobot yang tersedia.
FaktorBobot awalAmbang skor 0Ambang skor 100
Kredit bermasalah / NPL25%2 %12 %
Modal bank / total aset20%12 %4 %
Utang pemerintah pusat / PDB20%40 %140 %
Perubahan kredit swasta / PDB, 5 tahun15%0 poin persentase40 poin persentase
Pertumbuhan PDB riil10%5 %-3 %
Neraca berjalan / PDB10%4 %-8 %
  • Penilaian ditahan: butuh ≥4 dari 6 indikator, total bobot ≥65%, minimal satu indikator bank dan satu indikator makro.
  • Skor ini hanya alat penyaringan berbasis ambang ilustratif, bukan estimasi probabilitas krisis.
  • Nilai yang melewati usia 3 tahun dikeluarkan; bobot indikator yang tidak tersedia tidak dianggap nol.
  • Perbandingan antarnegara dipengaruhi perbedaan cakupan fiskal, struktur pasar, dan kebijakan moneter.

Skor antarnegara dapat memakai tahun dan kombinasi faktor berbeda. Bobot di tabel bukti adalah bobot awal, bukan bobot efektif setelah normalisasi. Penurunan modal dapat membuat rasio negatif dalam skenario ekstrem; itu hasil asumsi aritmetis, bukan observasi.